Perlombaan Praktik Shalat Maghrib Di Thb Xx Man 1 Ketapang Berlangsung Khidmat
- Tri Setya Budiman
- 07 Januari 2025
- 198
Perlombaan Praktik Shalat Maghrib di THB XX MAN 1 Ketapang Berlangsung Khidmat
Salah satu rangkaian kegiatan Tunas Harapan Bangsa (THB) ke-XX di MAN 1 Ketapang adalah perlombaan praktik shalat Maghrib yang berlangsung di Surau At-Tanwir MAN 1 Ketapang. Perlombaan ini diikuti oleh peserta dari jenjang SD/MI yang antusias menunjukkan kemampuan mereka dalam melaksanakan shalat dengan baik dan benar. Kegiatan ini menjadi salah satu lomba yang paling menarik perhatian karena mengedepankan praktik ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariah.
Para peserta yang berasal dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di wilayah Ketapang, tampil dengan penuh percaya diri. Mereka dengan khidmat mempraktikkan tata cara shalat Maghrib, mulai dari niat hingga salam. Perlombaan ini tidak hanya menilai gerakan yang benar, tetapi juga meliputi aspek bacaan doa dan tata cara beribadah yang sesuai dengan ajaran agama Islam
Perlombaan praktik shalat ini dinilai oleh tiga juri yang memiliki kompetensi dalam bidang agama Islam. Salah satu juri, Syaifuddin, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan lomba ini. Ia menilai bahwa lomba praktik shalat ini merupakan upaya yang sangat baik dalam menanamkan nilai-nilai ibadah sejak usia dini. "Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Melalui lomba ini, anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik ibadah yang akan menjadi bekal spiritual mereka di masa depan," ujar Syaifuddin.
Selama perlombaan berlangsung, para juri mengamati setiap gerakan dan bacaan shalat dari peserta dengan seksama. Penilaian difokuskan pada ketepatan gerakan, keindahan bacaan doa, dan kekhusyukan dalam melaksanakan shalat. Peserta yang mampu memadukan ketiga aspek tersebut mendapat nilai tinggi dari para juri. Setiap regu tampil dengan semangat dan keinginan untuk menunjukkan yang terbaik dalam praktik ibadah ini.
Setelah seluruh peserta menampilkan praktik shalat mereka, juri mengumumkan hasil perlombaan. SD Muhammadiyah 1 Ketapang keluar sebagai juara untuk tingkat SD/MI. Tim dari SD Muhammadiyah 1 berhasil mempraktikkan shalat dengan gerakan yang sempurna dan bacaan yang jelas, sehingga memperoleh skor tertinggi dari para juri. Kemenangan ini disambut dengan sukacita oleh para peserta dan pendukung dari SD Muhammadiyah 1.
Syaifuddin, yang juga menjadi juri utama dalam perlombaan ini, menyampaikan bahwa para peserta secara keseluruhan sudah menunjukkan kemampuan yang baik dalam melaksanakan shalat. "Kita melihat banyak potensi dari anak-anak ini. Meski masih muda, mereka sudah memiliki pemahaman yang baik tentang tata cara shalat. Tentu ini adalah hasil dari bimbingan yang baik di sekolah dan dukungan orang tua," ujarnya.
Perlombaan praktik shalat Maghrib ini menjadi salah satu ajang pembelajaran yang penting bagi para peserta. Selain sebagai kompetisi, lomba ini juga mengajarkan pentingnya menjaga ibadah sehari-hari sejak usia dini. Banyak peserta yang merasa bangga dapat berpartisipasi dalam perlombaan ini, karena selain berkompetisi, mereka juga memperdalam pengetahuan dan praktik ibadah yang benar.
Dengan berakhirnya perlombaan praktik shalat Maghrib, kegiatan Tunas Harapan Bangsa (THB) ke-XX di MAN 1 Ketapang semakin menunjukkan keberagaman lomba yang tidak hanya berfokus pada akademik dan keterampilan, tetapi juga aspek spiritual. Perlombaan ini diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai ibadah dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.(TSB)

