Man 1 Ketapang Gelar Rapat Persiapan Zona Integritas Zi Menuju Wbk Dan Wbbm Tahun 2024

MAN 1 Ketapang Gelar Rapat Persiapan Zona Integritas (ZI) Menuju WBK dan WBBM Tahun 2024

MAN 1 Ketapang Gelar Rapat Persiapan Zona Integritas (ZI) Menuju WBK dan WBBM Tahun 2024

Ketapang, 26 Juni 2024 - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ketapang mengadakan rapat persiapan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2024. Rapat ini berlangsung di ruang rapat MAN 1 Ketapang dan dihadiri oleh seluruh jajaran manajemen, guru, dan staf administrasi. Pemateri dalam rapat ini adalah Dodi Wahyupriadi, M.M., selaku Kepala Tata Usaha MAN 1 Ketapang, dan kegiatan ini diketuai oleh Sri Yati, M.Pd.

Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Dalam sambutannya, Dodi Wahyupriadi menjelaskan pentingnya komitmen dari seluruh elemen sekolah untuk mencapai predikat ini. “ZI adalah bentuk nyata komitmen kita terhadap integritas dan pelayanan yang bersih serta transparan,” ujarnya.

Wilayah Bebas Korupsi (WBK) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar program manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan pengawasan. “Untuk mencapai WBK, kita harus melakukan perubahan signifikan dalam tata kelola dan pengawasan internal,” kata Dodi Wahyupriadi.

Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) adalah predikat yang diberikan kepada unit kerja yang memenuhi sebagian besar program pada WBK ditambah dengan program penguatan kualitas pelayanan publik. “Tujuan akhir kita adalah mencapai WBBM, di mana kualitas pelayanan publik harus ditingkatkan seiring dengan pencegahan korupsi,” tambahnya.

Tahap-tahap pembangunan Zona Integritas meliputi pencanangan pembangunan ZI, yang merupakan deklarasi dari pimpinan instansi pemerintah bahwa mereka siap membangun ZI. Pencanangan ini harus dilakukan secara terbuka dan dipublikasikan secara luas agar semua pihak, termasuk masyarakat, dapat memantau dan mengawal prosesnya. “Transparansi adalah kunci utama dalam proses ini,” tegas Sri Yati, ketua kegiatan.

Dalam rapat ini, seluruh pegawai MAN 1 Ketapang juga menandatangani Dokumen Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen bersama. Sri Yati menjelaskan bahwa dokumen ini merupakan pernyataan kesediaan dan komitmen semua pegawai untuk menjalankan tugas dengan integritas tinggi dan menjauhi praktik korupsi. “Penandatanganan ini adalah langkah awal kita untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dan akuntabel,” katanya.

Pencanangan pembangunan ZI di MAN 1 Ketapang dilaksanakan dengan tujuan agar semua pihak dapat berperan serta dalam program reformasi birokrasi, khususnya di bidang pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. “Kami berharap masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam mengawasi dan memberikan masukan,” ujar Dodi Wahyupriadi.

Rapat ini juga membahas strategi dan langkah-langkah konkret yang harus dilakukan untuk mencapai WBK dan WBBM. Seluruh peserta rapat diberikan kesempatan untuk menyampaikan ide dan usulan mereka. “Kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh komponen sekolah sangat penting dalam proses ini,” ungkap Sri Yati.

Dengan diadakannya rapat persiapan ini, MAN 1 Ketapang menunjukkan komitmen yang kuat untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari korupsi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Chaidir, S.Pd.I,M.Pd selaku kepala madrasah menghimbau Seluruh jajaran sekolah optimis dapat meraih predikat WBK dan WBBM dengan kerja keras dan dedikasi bersama. “Mari kita wujudkan MAN 1 Ketapang sebagai sekolah yang berintegritas tinggi dan memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” tutup Chaidir.(TSB)