Semangat membara menyelimuti Mulia Kerta, Ketapang, Minggu pagi. Siswa-siswi MAN 1 Ketapang dari kelas XI A, XI B, dan XI C berkumpul untuk menyelami kekayaan budaya lokal melalui kegiatan pengenalan batik Ketapang dan kreasi belajar membatik.
Di bawah bimbingan Riska Handayani, para siswa diajak menyelami sejarah dan filosofi batik Ketapang yang sarat makna. Utin, sang pakar batik, dengan antusias menjelaskan motif-motif khas dan cerita di baliknya, membangkitkan rasa ingin tahu dan antusiasme para siswa.
Lebih dari sekadar teori, para siswa langsung terjun ke dunia nyata membatik. Dipandu oleh pengrajin lokal yang berpengalaman, mereka mempelajari bahan-bahan dan teknik membatik, mulai dari menggambar motif, menorehkan malam dengan canting, hingga proses pewarnaan dan pengeringan.
Tak hanya menjadi penonton, para siswa aktif bertanya dan mencoba berbagai tahapan proses membatik. Tangan-tangan muda mereka dengan hati-hati menuangkan kreativitas dan ketelitiannya di atas kain putih, menghasilkan karya batik yang tak kalah indahnya.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengenalkan budaya lokal kepada siswa sekaligus melatih keterampilan mereka dalam seni membatik. Saya melihat banyak potensi dan kreativitas yang bisa dikembangkan lebih lanjut," ujar Ibu Riska Handayani, penuh bangga, Selasa (21/5/2024).
Lebih dari sekadar membatik, para siswa juga diajak mengenal kain pelangi, produk unggulan Mulia Kerta yang memukau dengan corak warna-warni dan proses pembuatannya yang rumit. Mereka menyaksikan langsung proses pewarnaan yang melibatkan teknik-teknik khusus, dan bahkan mencoba mewarnai kain dengan bantuan para pengrajin.
Di akhir kegiatan, para siswa dengan bangga memamerkan hasil karya batik dan kain pelangi mereka. Tak hanya membawa pulang pengetahuan dan keterampilan baru, mereka juga mempererat kebersamaan dan saling berbagi pengalaman selama proses belajar membatik.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen generasi muda Ketapang dalam melestarikan budaya lokal. Semangat dan antusiasme mereka menjadi harapan bagi masa depan batik dan kain pelangi Mulia Kerta, agar terus bersinar dan menginspirasi generasi selanjutnya.

