Ketapang (Kemenag Kalbar) ---MAN 1 Ketapang mengadakan rapat persiapan untuk kegiatan Madrasah Young Research Supercamp (MYRES) yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Chaidir. Rapat ini dihadiri oleh para pembimbing MYRES, yaitu Amila, Anisa, Oktariono, Sri Wahyuni, dan M. Nashir Syam. Kegiatan berlangsung di ruang rapat kepala madrasah pada Selasa, 29 Mei 2024, dan bertujuan untuk mematangkan persiapan menjelang ajang penelitian tersebut.
Dalam pembukaan rapat, Chaidir, menyampaikan pentingnya persiapan yang matang untuk memastikan kesuksesan siswa-siswi MAN 1 Ketapang di ajang MYRES. "Kegiatan MYRES adalah kesempatan emas bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan penelitian mereka. Kita harus memastikan bahwa mereka mendapatkan bimbingan dan persiapan yang optimal," ujarnya.
Amila, salah satu pembimbing, menyampaikan rencana kerja dan strategi bimbingan yang akan diterapkan. "Kami akan fokus pada penguatan metodologi penelitian dan pendampingan intensif agar siswa dapat menghasilkan penelitian yang berkualitas," kata Amila. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pembimbing untuk memberikan bimbingan yang komprehensif.
Anisa, menambahkan bahwa selain aspek akademis, pihaknya juga akan memberikan bimbingan terkait presentasi dan komunikasi ilmiah. "Siswa harus mampu mempresentasikan penelitian mereka dengan baik di depan juri. Oleh karena itu, kami akan melatih mereka untuk berkomunikasi secara efektif," jelas Anisa.
Oktariono, menyampaikan bahwa akan ada sesi simulasi presentasi untuk membiasakan siswa berbicara di depan umum. "Sesi simulasi ini penting agar siswa bisa lebih percaya diri dan terbiasa menghadapi situasi kompetisi," ungkap Oktariono. Ia juga menyarankan agar ada evaluasi berkala untuk memantau perkembangan siswa.
Sri Wahyuni, menekankan pentingnya dukungan moral dan motivasi bagi siswa. "Selain bimbingan teknis, kita juga harus memberikan dukungan moral agar siswa tetap semangat dan termotivasi dalam menjalani proses penelitian," tuturnya. Sri Wahyuni mengajak semua pembimbing untuk selalu memberikan dorongan positif kepada para siswa.
M. Nashir Syam, mengusulkan agar ada kolaborasi dengan pihak eksternal, seperti universitas atau lembaga penelitian, untuk memperkaya wawasan siswa. "Kerjasama dengan pihak luar bisa memberikan perspektif baru dan bimbingan tambahan yang sangat berharga bagi siswa," kata Nashir. Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat inovasi dalam penelitian.
Kepala Madrasah, Chaidir, menyambut baik semua usulan dan strategi yang disampaikan oleh para pembimbing. Ia juga mengingatkan agar semua persiapan dilakukan dengan cermat dan terkoordinasi dengan baik. "Kita harus bekerja sebagai tim yang solid. Semua elemen harus berkontribusi agar siswa kita bisa meraih prestasi terbaik di MYRES," tegasnya.
Dengan berakhirnya rapat, para pembimbing dan kepala madrasah berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam mendampingi siswa-siswi MAN 1 Ketapang menuju ajang MYRES. Persiapan yang matang dan kerjasama yang solid diharapkan dapat menghasilkan prestasi gemilang bagi madrasah di kompetisi tersebut. "Mari kita berikan yang terbaik untuk masa depan pendidikan dan penelitian di MAN 1 Ketapang," tutup Chaidir dengan penuh semangat. (TSB)

