Ketapang (Kemenag Kalbar) ---Rabu, 19 Juni 2024 berlangsung sebuah rapat persiapan di ruang rapat kepala madrasah. Pertemuan ini diadakan untuk membahas persiapan siswa dan siswi beserta pembina dalam menghadapi ajang Madrasah Young Research Supercamp (MYRES) yang berlangsung dari bulan Mei (unggah proposal penelitian)– September (presentasi hasil penelitian) 2024. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Chaidir dan dihadiri oleh para guru pembina serta beberapa perwakilan siswa yang akan berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
Dalam pembukaannya, Chaidir menyampaikan pentingnya ajang MYRES sebagai wadah bagi siswa madrasah untuk mengembangkan kemampuan penelitian dan inovasi. "MYRES bukan sekadar kompetisi, tetapi juga kesempatan emas bagi siswa untuk menunjukkan potensi terbaik mereka di bidang riset," ujar beliau dengan semangat.
Sesi selanjutnya diisi dengan pemaparan mengenai jadwal kegiatan dan target yang ingin dicapai selama persiapan menuju MYRES. Amila. Salah satu guru pembina, menjelaskan bahwa selama beberapa bulan ke depan, siswa dan siswi akan mendapatkan bimbingan intensif dalam berbagai aspek penelitian, mulai dari penentuan topik hingga metode presentasi yang efektif.
Para siswa yang hadir dalam rapat tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi. Salah satu perwakilan siswa, Muhammad Harun, mengungkapkan rasa senangnya bisa terlibat dalam MYRES. "Ini adalah kesempatan besar bagi kami untuk belajar dan berprestasi. Kami siap bekerja keras dan memberikan yang terbaik," kata Harun penuh semangat.
Rapat juga membahas kendala-kendala yang mungkin dihadapi selama proses persiapan. Beberapa guru pembina mengutarakan kekhawatiran mengenai keterbatasan waktu mengingat padatnya kegiatan akademik siswa. Namun, Kepala Madrasah memberikan solusi dengan mengatur jadwal yang lebih fleksibel agar siswa tetap dapat fokus pada persiapan MYRES tanpa mengabaikan pelajaran reguler.
Selain itu, dukungan dari pihak madrasah juga menjadi topik penting yang dibahas dalam rapat. Kepala Madrasah memastikan bahwa segala kebutuhan terkait fasilitas dan pendanaan akan dipenuhi. "Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada siswa dan pembina. Semua yang diperlukan akan kami upayakan agar persiapan berjalan lancar," tegas Chaidir.
Dalam rapat tersebut, juga dibahas tentang pembentukan tim pendukung yang akan membantu siswa selama kompetisi berlangsung. Tim ini terdiri dari beberapa guru dan alumni yang berpengalaman dalam bidang riset. Mereka akan memberikan arahan dan motivasi agar siswa lebih siap menghadapi tantangan di MYRES.
Rapat yang berlangsung selama dua jam tersebut diakhiri dengan pembagian tugas masing-masing pembina dan siswa. Kepala Madrasah berharap, melalui persiapan yang matang dan kerjasama yang baik, madrasah dapat meraih prestasi gemilang di ajang MYRES tahun ini. "Saya yakin, dengan kerja keras dan semangat yang tinggi, kita bisa mencapai hasil yang membanggakan," tutup Chaidir.
Dengan berakhirnya rapat persiapan ini, seluruh peserta semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik. Mereka siap menghadapi setiap tantangan dan meraih prestasi yang diharapkan, membawa nama baik madrasah di kancah nasional.(TSB)

