Ketapang (Kemenag Kalbar)___Dua siswa dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ketapang, Rahma Setyaningsih dari kelas XII B dan Dedi Nasrudin dari kelas XI E, mengikuti kegiatan Green Youth Movement (GYM) angkatan 2. Program pendidikan lingkungan yang diadakan untuk siswa-siswi setingkat SMA se-Indonesia ini berlangsung selama enam hari, mulai dari tanggal 15 hingga 20 Juli 2024, di Balai Taman Nasional Gunung Palung, Ketapang.
Kegiatan GYM ini dibuka secara resmi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui sambungan daring pada Senin, 15 Juli 2024. Dalam sambutannya, Menteri menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mempromosikan praktik-praktik berkelanjutan di tengah masyarakat.
Selain MAN 1 Ketapang, sejumlah sekolah dari Kabupaten Ketapang turut serta dalam kegiatan ini, antara lain SMAN 1 Ketapang, SMAN 3 Ketapang, SMA PL Yohanes, SMA Muhammadiyah Ketapang, SMKN 1 Ketapang, dan SMAS PGRI Ketapang. Partisipasi yang luas ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendidik generasi muda mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.
Rahma Setyaningsih dan Dedi Nasrudin, yang merupakan anggota Siswa Pecinta Alam (SISPALA) MAN 1 Ketapang, terpilih untuk mengikuti program ini karena dedikasi dan minat mereka terhadap isu-isu lingkungan. Mereka berharap dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama kegiatan ini di sekolah dan komunitas mereka.
Selama enam hari, peserta GYM mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang meliputi workshop, diskusi, dan praktik lapangan tentang konservasi alam. Materi yang diberikan mencakup pemahaman tentang ekosistem hutan, pentingnya keanekaragaman hayati, dan strategi pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Selain materi teori, peserta juga diajak terjun langsung ke lapangan untuk mengamati flora dan fauna di Taman Nasional Gunung Palung. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis kepada siswa tentang cara melakukan konservasi dan memahami ekosistem secara langsung. Peserta juga diajak untuk membuat proyek kecil terkait pelestarian lingkungan yang akan dipresentasikan pada akhir kegiatan.
Kepala MAN 1 Ketapang Chaidir menyatakan rasa bangganya atas partisipasi Rahma dan Dedi dalam kegiatan GYM ini. Beliau berharap ilmu dan pengalaman yang didapatkan dapat dibagikan kepada siswa lainnya dan diterapkan dalam kegiatan-kegiatan pelestarian lingkungan di sekolah. "Ini adalah langkah kecil namun signifikan untuk menciptakan generasi muda yang peduli dan beraksi nyata terhadap pelestarian lingkungan," ujarnya.
Dengan berakhirnya kegiatan GYM angkatan 2, diharapkan para peserta, termasuk Rahma dan Dedi, dapat menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi teman-teman mereka untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Partisipasi aktif mereka dalam program ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar dalam mendukung upaya pelestarian alam.
Kegiatan seperti GYM sangat penting dalam membentuk karakter dan kesadaran lingkungan bagi siswa-siswi. MAN 1 Ketapang berkomitmen untuk terus mendukung dan mengirimkan siswa-siswi terbaiknya dalam program-program serupa di masa mendatang, guna menciptakan generasi yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.(TSB)

